FOBLOG

Senin, 08 November 2010

Lubang Neraka di Usbekistan

Tool Box :

Beberapa peristiwa aneh semakin diberitakan satu persatu seperti tak kan ada habisnya mengenai fenomen fenomena alam yang terjadi di berbagai belana dunia saat ini. Aneh memang dan ada yang bisa diterima oleh akal manusia dan ada yang tidak dan mungkin juga ditemukannya dari ketidak sengajaan.

Fenomena kali ini yaitu Foto Dan Video Lubang Api yang ada di Usbekistan, Asia Tengah. Lubang Api di usbekistan tersebut berada di dataran tandus. Lubang api ini lalu disebut oleh warga sekitar dengan sebutan The Door to Hell atau dalam bahasa indonesianya yaitu Pintu Neraka.

Awalnya ahli geologi menggali dengan alat berat untuk pengeboran gas alam. Anehnya, di lokasi itu ditemukan jurang besar di bawah tanah. Saking besarnya, semua peralatan untuk penggalian itu terperosok ke dalam.

Jurang itu dipenuhi dengan gas bumi yang beracun. Belum ada keterangan resmi Uni Soviet kala itu terkait berapa jumlah korban tewas akibat terkena gas beracun. Namun, para ahli segera menyingkir dan semua peralatan yang terperosok itu ditinggal pergi.

Untuk menghindari gas beracun yang telanjur terbuka ke langit bumi itu menyebar, para ahli memutuskan untuk membakarnya. Posisinya berada di dekat kota kecil bernama Davaz.

Praktis sejak 1975 lubang raksasa itu menyemburkan api seperti gunung berapi dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu. Masyarakat sekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan panas hingga beberapa ratus meter sehingga dinamakan “pintu neraka“.

2 comments

sitha jegeg
Desember 29, 2010 8:25 PM

tempat tinggal mu tuh gik :p

Januari 01, 2011 10:19 AM

owh..tidak bisa

Posting Komentar

Akan sangat berarti bagiku kamu meninggalkan jejak disini, termasuk itu berupa sapaan 'hai' :) senang berkenalan denganmu, terima kasih sudah datang ke blogku... :)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free Blogspot Themes | Bloggerized by Yogikswara - Premium Blogger Themes | FOBlog Template Corporation